Aksi Mahasiswa Tolak Kenaikan BBM di Rejang Lebong Kondusif

Headline, Sorot181 views

JOUR-NAL.COM REJANG LEBONG – Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rejang Lebong dan BEM UPP menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Aksi tersebut dipusatkan di kantor DPRD Rejang Lebong, Senin (5/9/2022).

Dengan tegas menolak kebijakan pemerintah atas kenaikan harga BBM Bersubsidi, dan mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia BBM juga mendesak pemerintah segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran.

Usai berorasi, sebanyak 8 orang perwakilan massa menggelar hearing dengan Anggota DPRD Rejang Lebong di ruang gabungan komisi. Ditemui oleh Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen, Wakil Ketua II DPRD Rejang Lebong Edy Irawan, Komisi III DPRD Rejang Lebong dan sejumlah anggota DPRD lainnya.

Dalam hearing, mahasiswa memberikan apresiasi kepada DPRD Rejang Lebong yang telah menerima kritikan dan saran yang diberikan sebagai wujud adanya pembenahan dalam kebijakan – kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

Akhirnya, mahasiswa menyerahkan surat pernyataan penolakan dari PC PMII Curup Nomor : 108.PC – XXVIII.U-06.02-09.AA.09.2022, tentang pernyataan penolakan kenaikan BBM.

Baca Juga: Tolak Kenaikan BBM, Besok PB-PMII Gelar Aksi Besar-besaran di Istana Negara

Baca Juga: Berikut Harga BBM Subsidi dan Non Subsidi TMT 3 September 2022

DPRD Rejang Lebong sendiri pada prinsipnya siap menerima aspirasi dari mahasiswa dan akan menyiapkan balasan secara resmi atas pernyataan sikap para mahasiswa.

Aksi berjalan dengan kondusif berkat pengawalan aparat Polres Rejang Lebong yang melakukan pengawalan dan pengamanan secara humanis. Dipimpin oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Tonny Kurniawan bersama sejumlah PJU Polres Rejang Lebong.

“Alhamdulillah, aksi massa pada hari ini berlangsung kondusif dan kami memberikan pengawalan dan pengamanan secara humanis,” kata Kapolres, Senin.

/

Komentar

Artikel Lainnya