oleh

Desa Jogya Baru Salurkan BLT DD Tahap 4, Warga Diimbau Utamakan Untuk Kebutuhan Pokok

BENGKULU UTARA, Journal.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Jogya Baru, Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD) tahap 4 Triwulan kedua kepada 24 kepala keluarga (KK). Masing-masing penerima manfaat pada tahap empat ini mendapatkan Rp 300 Ribu, Jumat (7/8/2020).

Penyaluran BLT DD hari itu dilaksanakan sekretaris desa (Sekdes) Jogya Baru, Agus Aryanto, dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Kerkap, Winardi, Bhabinkamtibmas, Bripka Andri Zakaria Banjar Nahor, Babinsa Serka Sukoyo, Ketua BPD Henza Alfajri bersama anggota, serta para penerima BLT.

“Kades masih dalam perjalan, makanya beliau tidak dapat hadir. Mengingat beberapa hari lagi kita memasuki puncak peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75, maka kepada warga masyarakat jangan lupa mengibarkan bendera merah putih sejak awal hingga akhir bulan Agustus 2020,” kata Sekdes mengingatkan warganya.

Ketua BPD, Henza Alfajri pada kesempatan itu juga memngingatkan warganya tentang adaptasi kebiasaan baru atau kerap disebut New Normal, supaya tetap mematuhi protokol kesehatan, selalu menggunakan masker bila keluar rumah dan sering mencuci tangan dengan sabun.

“Hal itu perlu kita ingat untuk mencegah penyebaran Covid-19. Apabila ada warga yang akan mengadakan pesta terlebih dahulu meminta rekomendasi dari gugus tugas desa kemudian dilanjutkan ke Kecamatan untuk mendapatkan izin dari Kepolisian,” kata Ketua BPD.

Sementara itu, Sekcam Kerkap, Winardi dalam arahannya berpesan kepada warga penerima manfaat BLT DD dapat menggunakannya dengan sebaik mungkin, utamakan terlebih dahulu untuk kebutuhan pokok.

“Perlu warga ketahui, untuk triwulan kedua ini, besaran BLT DD tidak sama dengan triwulan pertama, tahap ini warga pnerima manfaat hanya mendapatkan Rp 300 Ribu perbulan selama 3 bulan berturut-turut. Jadi memnang begitu keketentuannya,” ujar Sekcam.

Penjelasan dan arahan juga disampaikan oleh Bhabinkamtibmas, Bripka Andri Zakaria Banjar Nahor. Dia juga memberikan petunjuk tentang pengurusan izin apabila ada warga akan mengadakan hajatan.

“Sebagaimana ketentuannya, selain membawa rekomendasi dari gugus tugas desa dan kecamatan, jika hajatannya meruipakan pesta pernikahan, pihak keluarga juga harus mengurus surat keterangan sehat untuk kedua mempelai,” kata Bripka Andri. [ADV]

Pewarta : YUSI HASAN

 

Komentar

Artikel Berikutnya