Diawali Saling Ejek Warga Kemumu Dikeroyok, Ada yang Gunakan Ekor Pari

BENGKULU UTARA, Jour-nal.com – Salah seorang warga Kelurahan Kemumu, Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara pada Rabu Sore (10/6/2020) sekira pukul 17.30 WIB mengaku di keroyok oleh segerombolan pemuda dari Kecamatan Padang Jaya.

Awalnya menurut penuturan korban, Sudarminto (23) warga Kemumu, dia pulang sehabis mancing. Dalam perjalanan menuju ke rumah ia ketemu dengan rombongan para terlapor. Kemudian para terlapor ini mengucapkan kata-kata yang artinya “Sok Jagoan”.

Mendengar ungkapan itu, pelapor atau korban tidak menanggapinya. Namun para pelapor bersikeras mengajaknya ke arah persawahan untuk berkelahi.

“Awalnya saya tidak menanggapi, tapi karena terus menerus ditantang akhirnya saya terima juga. Setibanya di persawahan tersebut saya dikeroyok, ditendang, kepala saya dipukul menggunakan cincin ada juga yang bawa senjata berupa ekor pari,” ucap korban menuturkan kejadiannya di hadapan polisi.

Akibat aksi pengeroyokan tersebut, korban mengaku kepalanya pusing, dan memar pada bagian badan serta kepalanya.

Merasa tidak terima atas pengeroyokan yang ia alami, korban bersama sejumlah saksi dan didamping oleh Lurah Kemumu, pada pukul 20.30 WIB secara resmi melaporkan kejadian itu ke Mapolres Bengkulu Utara.

Para pelaku yang dilaporkan antara lain, DOJ, ARP, IF, MRH da FYS. Dihadapan dua orang saksi antara lain DA (18) warga Kemumu dan Ov (22) warga Desa Tebing Kaning. Dengan LP Nomor : LP/912-B/VI/2020/BENGKULU/RES BENGKULU UTARA.

Sementara itu, Lurah Kemumu, Awaludin, S.IP membenarkan telah terjadinya peristiwa pengeroyokan terhadap warganya tersebut. Namun Lurah mengaku tidak mengetahui penyebab pasti kejadian.

“Saya tiba dirumah para pelapor dan terlapor ini sudah berada di rumah. Namun menurut kabar yang saya dapat, hanya berawal dari saling mengejek saja. Dan para terlapor ini juga rata-rata masih tergolong berusia sangat belia. Kabarnya para pengeroyok ini berasal dari luar Kemumu, yakni tinggal di Padang Jaya,” terang Lurah Awaludin.

 

/

Komentar

Artikel Lainnya