oleh

Innalilahi wa Inna Ilaihi Rajiun, Selamat Jalan Sebongte Apinko

JOURNAL LEBONG – Warga Kabupaten Lebong kembali berduka. Peristiwa memilukan terjadi lantaran ketidak sengajaan teman yang berakibat tewasnya korban seorang remaja berstatus pelajar kelas 3 SMP bernama Sebongte Apinko alias Piko berusia 15 tahun, warga Desa Semelako II Kecamatan Lebong Tengah pada saat mereka berburu babi.

Berdasarkan laporan yang diterima oleh pihak kepolisian setempat, tragedi ini terjadi pada Minggu (30/8/2020) sekira pukul 13.30 WIB ketika mereka (korban bersama teman-teman kelompok), berburu babi di Kebun Cawang dan sekitarnya.

Ketidak sengajaan ini bermula dari salah seorang temannya melemparkan tombak karena menduga ada babi di rerumpunan semak-semak, ternyata yang terkena tombak tersebut adalah korban. Tombak berburu tersebut menembus bagian kiri perut korban hingga mengakibatkan pendarahan hebat.

Menurut keterangan temannya selaku Saksi bernama Peki kepada aparat Kepolisian, dirinya melihat sendiri korban berupaya mencabut sendiri tombak yang menancap di bagian perutnya itu.

“Teman-temannya mengetahui bahwa tombak tersebut salah sasaran setelah mendengar teriakan korban,  “Aku keno Tombak“. Mendengar teriakan itu saksi Peki segera mendatangi korban, kemudian membawanya pulang ke desa yang berjarak sekitar 5 kilometer,” terang Kapolsek Lebong Tengah, Iptu. Kuat  Santosa, SH selaku mewakili  Kapolres Lebong, Polda Bengkulu,  AKBP. Ichsan Nur, S.I.K.

Setelah tiba di desa, lanjut Kapolsek, korban langsung dilarikan ke RSUD mengendarai sepeda motor. Namun setibanya mereka di rumah sakit, nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi, dan korban dinyatakan meninggal dunia.

“Terduga pelaku merupakan teman berburu korban masih berusia 14 tahun, saat ini telah diamankan. Selanjutnya kita akan melakukan penyelidikan serta mencari barang bukti,” pungkas Kapolsek Iptu Kuat Santosa. [GO]

 

Komentar

Artikel Berikutnya