oleh

Oknum Guru SMP Ngaku Baru Sekali Lakukan Asusila, Ternyata Begini Pengakuan Siswinya

JOURNAL BANYUASIN – Salah seorang guru BK SMP Negeri di Desa Muara Damai Kecamatan Sembawa, inisial HB (53) yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Banyuasin diseret oleh warga, lalu diserahkan ke Mapolres Banyuasin, karena telah melakukan perbuatan asusila terhadap siswinya.

Dihadapan polisi, oknum guru ini mengakui perbuatannya, namun menurut dia baru satu kali dilakukan, karena saat itu dia khilaf.

” Baru sekali saya lakukan itu, saya khilaf. Waktu itu S (korban, red) ke sekolah menanyakan tugas sekolah. Ketika di dalam ruangan TU saya cium, lalu dia pulang,” ujar pelaku di Mapolres Banyuasin, Senin (31/08/2020).

Sementara, Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Ardiantara Sianipar S.IK melalui Kanit PPA Polres Banyuasin Ipda Suprianto membenarkan adanya kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh oknum Guru PNS tersebut

“Ya benar adanya, pelaku di serahkan oleh warga dan sudah kita amankan di Mapolres Banyuasin,” kata Kanit PPA.

Untuk saat ini, jelas Ipda Suprianto, baru ada satu orang korban yang melapor. Untuk itu pihaknya akan melakukan pendalaman, karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain.

“Saat ini baru ada satu korban yang melapor, kita terus lakukan pendalaman dan kita juga masih menunggu jika ada korban lainnya datang untuk melapor,” tandas dia.

Pelaku, lanjut dia, dapat dijerat dengan pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sedangkan menurut Penasehat Hukum korban S, Ely Udin didampingi Ketua LPPM Herlis Noorida mengatakan, korban saat ini mengalami depresi dan dihantui rasa ketakutan.

“Korban mengaku sudah 4 kali dilecehkan, pelaku memasukan jari pelaku ke kelamin korban. Kami minta kasus ini diproses secara hukum yang berlaku, dan jabatan PNS-nya dipecat,” bebernya.

Pewarta : Suharni

Komentar

Artikel Berikutnya