oleh

Pemkab BU Berencana Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa di Enggano

JOURNAL BENGKULU UTARAPemerintah kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara merencanakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bio Masa (PLTBM) di kecamatan terjauh di tengah samudra, yakni kecamatan Enggano.

Mengingat kondisi pulau Enggano dengan segala keterbatasan dan kendala angkutan sehingga alternatif PLTBM ini jauh lebih efisien bila dibanding dengan PLTD seperti yang beroperasi selama ini.

Suasana Saat berlangsungnya Video Conference

Rencana tersebut disampaikan Pemkab Bengkulu Utara pada kegiatan video conference (Vicon) bersama Camat Enggano, yang dilakukan di ruangan Sekdakab, Jum’at (23/10/2020).

Pjs Bupati Bengkulu Utara, Dr. H. Iskandar ZO SH., M.Si, pada Vicon tersebut didampingi Asisten II Setdakab Ir. Untung Pramono M.Sc Asisten II Setdakab, Camat Enggano Marlansius, dan OPD terkait melakukan Vicon dengan Tim dari PLTBM Dr. Djoko Soedibyo, Prof. Maizar, Didik Haryadi.

Iskandar ZO mengemukakan, Pemkab Bengkulu Utara tentunya menampung semua gagasan, apalagi yang menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat seperti ketersediaan energi listrik yang berkesinambungan.

“Salah satunya rencana adalah pembangunan PLTBM. Ini merupakan teknologi ramah lingkungan dan energi yang terbarukan. Dalam kegiatan ini masyarakat akan dilibatkan secara langsung,” ucap Pjs Bupati, Iskandar ZO.

Maka dengan begitu kata Bupati, akan terbuka pula peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan lapangan kerja. Untuk itu ia berpesan kepada Camat Enggano agar menyampaikan kepada masyarakat di Enggano.

“Saya yakin dan percaya bahwa rencana ini adalah rahmat dari Tuhan untuk mensejahterakan masyarakat di Pulau Enggano dan kepada Pak Camat agar dapat menindaklanjutinya dengan baik,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, contoh biomassa antara lain adalah tanaman, pepohonan, rumput, ubi, limbah pertanian, limbah hutan, tinja dan kotoran ternak.

Sumber energi biomassa mempunyai kelebihan yaitu merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui sehingga dapat menyediakan sumber energi secara berkesinambungan.

Pembangkit listrik tenaga biomassa memiliki dua cara menjadikan biomassa sebagai bahan bakar untuk menghasilkan energi listrik. Cara yang pertama adalah dengan membakar langsung biomassa padat sehingga boiler menghasilkan uap.

Cara yang kedua adalah dengan melakukan fermentasi yang nantinya akan menghasilkan biogas dengan kandungan metana dan karbon dioksida serta gas-gas lainnya yang dapat dijadikan bahan bakar. [ADVERTORIAL]

Pewarta : Gilang

Komentar

Artikel Berikutnya