oleh

Terjerat Kasus Dugaan Korupsi di Lebong, Kadis dan Kontraktor Ditetapkan Sebagai Tersangka

JOURNAL LEBONG – Kasus dugaan korupsi terhadap proyek fisik Pasar Rakyat Talang Leak senilai Rp 5,4 Miliar tahun anggaran 2018 lalu, menyeret dua orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari Lebong.

Keduanya adalah SY, mantan Kadis Disperindag-UKM Lebong, yang saat ini merupakan Kadis PMD Provinsi Bengkulu, dan RF yang merupakan pimpinan PT Awoh Ing Karya selaku kontraktor pelaksana.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lebong, Fadil Regan, SH., MH, melalui Kasi Intel, Imam Hidayat, mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan sejak Juni lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan dan meminta keterangan beberapa saksi, statusnya dinaikkan menjadi dik (penyidikan).

“Keduanya kita tetapkan sebagai tersangka sejak 7 September lalu, tapi mereka (SY dan RF, red) belum kita tahan karena kita masih melakukan pemberkasan, dan untuk langkah berikutnya kita menunggu instruksi pimpinan,” kata Imam, Kamis (17/9).

Terkait total nilai kerugian negara yang ditimbulkan, Imam mengatakan, berdasarkan hasil audit BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), ditemukan ada indikasi sebesar Rp 393 juta.

“Dari fisik pekerjaan yang mereka kerjakan ditemukan ada indikasi KN sebesar Rp 393 juta. Sejauh ini baru 2 orang, KPA dan kontraktornya, Kita masih terus melakukan pengembangan jika ada kemungkinan tersangka lain,” tandas Imam. [GO]

Komentar

Artikel Berikutnya